ANEMIA

Anemia (dalam bahasa Yunani: Tanpa darah) adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal.

Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh .

Anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kapasitas pembawa oksigen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis, yang bervariasi menurut umur, jenis kelamin, ketinggian, merokok, dan status kehamilan.

Kekurangan zat besi diduga menjadi penyebab paling umum dari anemia global, meskipun kondisi lain, seperti folat, vitamin B12 dan kekurangan vitamin A, peradangan kronis, infeksi parasit, dan kelainan bawaan semua bisa menyebabkan anemia.

Dalam bentuk yang berat, hal ini terkait dengan kelelahan, pusing kelemahan, dan kantuk. Wanita hamil dan anak-anak sangat rentan.

Penyebab umum dari anemia:

Seperti klasifikasi yang sama lebih dari anemia (hemoglobin rendah) didasarkan pada MCV, atau volume individu sel darah merah.

  • Jika MCV rendah (kurang dari 80), anemia dikategorikan sebagai anemia mikrositik (volume sel yang rendah).
  • Jika MCV adalah dalam kisaran normal (80-100), itu disebut anemia normositik (volume sel normal).
  • Jika MCV tinggi, maka disebut anemia makrositik (volume sel besar).

Pencegahan anemia tergantung dari penyebabnya. Suplemen terbaik adalah zat besi, asam folat dan vitamin B12 untuk mencegah anemia defisiensi zat besi. Anemia tidak dapat dicegah jika penyebabnya adalah karena cacat bawaan (genetik), anemia aplastik, thalasemia dan anemia sel sabit. Makan diet seimbang yang mengandung biji – bijian seperti kacang kedelai dan kacang hijau yang mengandung vitamin, zat besi dan asam folat membantu pembentukan sel darah merah. pilihan lain makanan yang banyak mengandung zat besi adalah sereal, daging merah, kuning telur, sayuran berdaun hijau, sayuran kuning dan buah-buahan, kulit kentang, tomat, molasses, dan kismis.

SEMOGA BERMANFAAT

KEPUSTAKAANwww.who.int/topics/anaemia/en/, dokter-herbal.com/anemia.htmlwww.medicinenet.com/anemia/article.htm, obat-penyakit.com/anemia.html, id.wikipedia.org/wiki/Anemia, www.zonakesehatan.com/gejala-penyebab-anemia-dan-cara-pencegahan-anemia.html,

4 responses to “ANEMIA

  1. wah ini bermanfaat,saya kemarin sempat tanya ke dokter, ternyata tekanan rendah, bukan anemia..
    oh ya kenalkan Ane Budi

  2. kebanyakan… orang yang kena animea hard… selalu cuci darah tiap 3bln sekali.. akan kah bisa sembuh?

  3. Saya enggak kena anemia, cuma hipotensi. Beda kan ya?

  4. saran nih !!! pathway nya bikin donk !!
    hehehe, sklian askepnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s